Jakarta Horse Show Jumping 2023

The Hub Indonesia Sabet 2 Gelar di The Jakarta Horse Show Jumping 2023

Table of Contents

THE JAKARTA HORSE SHOW JUMPING 2023 – Event berkuda semakin hari semakin mengalami masa kejayaannya. Baru-baru ini telah diadakan kompetisi berkuda yaitu the Jakarta Horse Jumping 2023. Di dalamnya terdapat 3 kompetisi, salah satunya adalah FEI CS1*-W WC QUALIFER-1 SEA LEAGUE2023. Event berkuda di Indonesia semakin ditingkatkan dengan tujuan masuknya Indonesia menjadi bagian dari olimpiade dunia pada tahun 2028 mendatang.

Ferry Wahyu Hadiyanto dari Equinara Horse Sport berhasil menjadi pemenang dalam pertandingan CSI1*-W Qualifier-1 Sea League 140 CM di Kejuaraan Berkuda FEI Jumping World Cup Sea League Series 1. Kompetisi ini baru saja selesai di Jakarta International Equestrian Park (JIEP) Pulomas, Jakarta Timur, pada tanggal 18-19 November.

Dalam kompetisi yang menggunakan sistem Jump Off, meskipun tujuh peserta yang ikut serta gagal mencapai hasil Clear Round pada babak pertama, penyelenggara memutuskan untuk tetap melanjutkan dengan babak Jump Off untuk menentukan juara antara Ferry Wahyu Hadianto dan Yanyan Hadiansah dari Almor Stable. Sayangnya, Yanyan Hadiansah mengalami kecelakaan dan terjatuh dari kudanya segera setelah melintasi garis finish pada babak pertama. Akibat cedera kaki pasca-insiden tersebut, Yanyan Hadiansah memutuskan untuk tidak ikut dalam babak Jump Off. Akhirnya, Ferry Wahyu Hadianto diumumkan sebagai pemenang dalam kategori pertandingan yang paling prestisius.

The Jakarta Horse Show Jumping 2023 berhasil mencatat rekor sebagai acara dengan jumlah peserta terbanyak dalam sejarahnya, menarik partisipasi lebih dari 600 peserta dan hampir 200 kuda. Adinda Yuanita, selaku President of Event, menyebutkan keberagaman peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mencakup DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatra Selatan, Aceh, dan Banten.

Adinda Yuanita, Sekretaris Jenderal Pordasi, Menyoroti Pentingnya Jakarta Horse Show Jumping. Adinda Yuanita, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi), menekankan kebermaknaan dari Jakarta Horse Show Jumping untuk kemajuan olahraga berkuda di Indonesia. Event ini dianggap sebagai langkah krusial dalam persiapan menghadapi PON 2024, SEA Games 2025, dan Asian Games 2026 di Tokyo. Rencana strategis untuk berkuda di Indonesia semakin jelas dengan bertambahnya partisipasi dan prestasi dalam kompetisi internasional.

Baca Juga: Kemeriahan Hub Junior Archery Championship 2023

Ferry Wahyu Hadiyanto meraih gelar juara setelah melibas lintasan dengan waktu tercepat, yakni 82,42 detik, meskipun terkena 12 penalti. Meski begitu, pencapaiannya itu tidak lepas dari bayangan Yanyan Hadiansah dari Almor Stable yang juga mencatatkan waktu 85,42 detik dengan jumlah penalti yang sama.

Ferry mengungkapkan bahwa menghadapi rintangan dalam perlombaan ini bukanlah hal yang mudah. Namun, kesulitan tersebut berhasil diatasi berkat persiapan matang dan pengalaman yang dimilikinya dalam berbagai kompetisi sebelumnya.

Ferry mengungkapkan bahwa menghadapi tekanan dalam ajang dengan tingkat kesulitan seperti Asian Games sangat berat. Dari satu rintangan ke rintangan lain, situasinya sulit dan sulit untuk bernapas. Namun, dia menegaskan bahwa dua bulan sebelumnya, dia telah mempersiapkannya dengan baik. Persiapannya tidak hanya melibatkan keterampilan tetapi juga stamina. Ferry menekankan bahwa persiapan yang dilakukan bersama rekan-rekannya melibatkan evaluasi bersama, dan jika tidak mudah, maka itu benar-benar tidak mudah.

Meskipun awalnya tidak menyangka bisa menjadi yang terbaik dalam The Jakarta Horse Show Jumping 2023, Ferry meraih kesuksesan tersebut. Persiapannya belum mencapai 100 persen setelah turun di Kejurnas Pordasi Equestrian 2023 pada bulan September. Fokus dan konsentrasi menjadi kunci kemenangan Ferry saat menghadapi tujuh lawannya. Meskipun menghadapi kondisi panas dan kelelahan setelah tiga hari loncat, dia tetap berusaha untuk tetap fokus.

Pada hasil lengkap pertandingan, Ferry Wahyu Hadiyanto dan Cascadella meraih juara pertama. Yanyan Hadiansah dengan Juliette dari Almor Stable meraih posisi kedua, sementara Reshwara Radinal dengan Jalanta dari Djiugo menempati podium ketiga. Yoel Ireno Momongan bersama Cecilie 13 dan Jendry Palandeng bersama Cadou 4 (Top Line H Sport-Arthayasa) menduduki peringkat keempat dan kelima.

Selain itu, terdapat juga Dirga Saputra dari The Hub Indonesia yang mendapatkan 2 juara sekaligus yaitu juara 1 kelas Indonesian Top Rider Championship dengan tinggi rintangan 125-130 cm dan juara 2 untuk kelas Indonesian Rising Star Championship dengan tinggi rintangan 115 – 120 cm.

Pertandingan di Kelas CSI1*-W Qualifier-1 Sea League 140 CM merupakan bagian dari Kejuaraan Berkuda Equestrian Solidarity Challenge (ESC) Play Off 2023, yang juga menampilkan kompetisi Team Jumping dan Derby & Hunter pada tahun 2023. Kejuaraan Berkuda Equestrian Solidarity Challenge (ESC) tahun 2023 menyaksikan partisipasi besar dengan 230 kuda dari 32 Klub dan 554 peserta dalam 23 kelas pertandingan.

Bantu Share Artikel Ini Yuk!
Latest Blog

PRICELIST

THE HUB
THE HUB

PRICELIST

THE HUB

PRICELIST

THE HUB

EQUESTRIAN

THE HUB

EQUESTRIAN

THE HUB

EQUESTRIAN